Ide
Pokok Bacaan
Pengertian ide pokok bacaan adalah ide yang menjadi
pokok atau pikiran utama dalam mengembangkan paragraf suatu bacaan. Ide pokok
disebut juga dengan gagasan pokok atau gagasan utama. Dalam satu paragraf,
hanya terdapat satu ide pokok. Untuk mengetahui ide pokok suatu bacaan adalah
dengan mengetahui letak kalimat utama dalam satu paragraf yaitu
1) Apabila kalimat utama terletak di awal paragraf,
disebut dengan paragraf deduktif.
2) Apabila kalimat utama terletak di akhir paragraf,
disebut dengan paragraf induktif.
3) Apabila kalimat utama terletak di awal dan di akhir
paragraf, disebut dengan paragraf campuran.
Fungsi ide pokok adalah memberikan penjelasan dari
inti suatu bacaan atau paragraf, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami
paragraf tersebut. dan menjelaskan inti dari suatu paragraf. Dengan
mengidentifikasi ide pokok, kita dapat mengetahui ide utama dari paragraf
tersebut.
Adapun
Ciri-ciri Ide Pokok antara lain :
Ø Memiliki kalimat pendukung (kalimat pengembang) atau
penjelasan
Ø Ada yang mendukung, baik itu berupa penjelasan atau
alasan yang menguatkannya
Ø Inti dari sebuah paragraf atau pusat pembahasan
Beberapa langkah-langkah menemukan ide
pokok
Cara
menentukan ide pokok bacaan akan mudah untuk dengan mengikuti langkah – langkah
menentukan ide pokok. Ada beberapa langkah yang dapat digunakan untuk
menentukan ide pokok bacaan. Berikut ini adalah langkah – langkah yang dapat
digunakan untuk menentukan ide pokok :
Ø Baca seluruh paragraf dengan cermat
Ø Cermati kalimat pertama hingga akhir
Ø Baca kalimat demi kalimat sampai kamu menemukan ide
pokok paragraf. Dalam suatu paragraf ide pokok biasanya terletak diawal, akhir
atau awal dan akhir paragraf
Ø Tandai ide pokok tiap paragraf
Ø Tandai info penting dalam tiap paragraf
Namun ide
pokok juga dapat dilakukan dengan teknik membaca cepat. Membaca cepat adalah
kegiatan membaca yang mengutamakan kecepatan membaca dengan tidak mengabaikan
pemahamannya. Penerapan kemampuan membaca cepat disesuaikan dengan tujuan
membaca, aspek bacaan yang akan digali, dan berat ringannya bacaan. Diharapkan
seseorang mampu membaca sebanyak dua ratus kata per menit. Dua teknik membaca
cepat sebagai berikut :
1) Teknik Skimming adalah teknik membaca cepat
untuk mendapatkan inti sari, misalnya ide pokok, simpulan, kesan tentang
bahasannya, dan tujuan penulisannya.
2) Teknik scanning adalah teknik memahami informasi dari pembacaan secara cepat dan merata, kemudian berhenti ketika sampai dibagian yang dibutuhkan. Selanjutnya informasi yang dibutuhkan itu diangkat. Misalnya, membaca acara TV, kamus, buku telepon, atau mencari informasi dalam sebuah buku.
Denah
Denah adalah
suatu gambaran mengenai letak tempat. Dengan denah, kita lebih mudah untuk
menemukan berbagai jenis lokasi tertentu tanpa harus bertanya kepada orang
lain. Kita juga dapat mengambil kesempatan untuk membaca denah itu untuk
membantu orang lain ketika seseorang bertanya kepada kita. Atau definisi lain
dari denah tersebut adalah pandangan atas suatu bangunan yang dipotong secara
horizontal menjadi minimum 1M dari ketinggian 0,00, dengan bangunan dengan
bagian atas bangunan juga dipindahkan. untuk memisahkan antar ruangan yang satu
dengan yang lainnya. Selain harus menguasai lokasi yang akan digambar, seorang
pembuat denah juga wajib memberikan berbagai keterangan dalam gambar denah yang
ia buat. Dia dapat memberikan simbol atau memberi nama lokasi secara langsung
pada peta yang telah dirancangnya. Dengan informasi dalam denah lantai, lebih
mudah bagi pengguna untuk menggunakan gambar denah lantai.
Fungsi
Denah
Seperti
halnya peta, Denah dibuat untuk memudahkan pengguna melacak lokasi. Jika peta
memiliki area yang lebih besar, denah hanya mencakup area satu daerah. Fungsi
denah sendiri mencakupi beberapa fungsi seperti:
Ø Fungsi Ruang : dalam hal ini, Denah digunakan untuk
menunjukkan posisi setiap ruangan dalam sebuah bangunan. Berdasarkan denah
lantai, Anda dapat dengan mudah mengetahui posisi ruangan di sebuah bangunan.
Ø Susunan Ruang : Fungsi kedua dari denah adalah
penataan ruangan. Mirip dengan fungsi pertama, fungsi penataan ruang di denah
lantai menunjukkan penataan ruang di gedung. Dengan mengamati denah lantai,
pengguna denah ruang dapat dengan mudah mengetahui di mana tata letak ruangan
dalam sebuah bangunan.
Ø Sirkulasi Ruang : fungsi ketiga adalah sirkulasi
ruangan, yang terhubung dengan aliran masuk dan keluar sebuah ruangan. Memahami
denah lantai menggunakan fungsi ini mengambil bentuk gambar yang dapat
memudahkan pengguna untuk bergerak di sekitar gedung atau bangunan. Pengguna
denah lantai dapat dengan mudah menemukan cara tercepat untuk mencapai kamar di
gedung tertentu.
Ø Dimensi Ruang : fungsi dimensi ruang berarti denah
lantai berguna untuk menunjukkan dimensi ukuran setiap kamar dalam bangunan
atau ruangan. Fungsi ini memudahkan pengguna denah untuk menentukan ukuran
masing-masing kamar di sebuah gedung.
Ø Letak Pintu dan Bukaan : fungsi selanjutnya dari denah
lantai adalah fungsi posisi pintu dan bukaan. Fitur ini berguna untuk membantu
planimetri posisi pintu dan berbagai intake udara lainnya. Ini sangat berguna
ketika berbagai bencana seperti kebakaran terjadi di sebuah gedung. Fungsi ini
memudahkan pengguna denah untuk menemukan pintu atau ventilasi yang dapat
mereka simpan.
Ø Isi Ruang : fungsi denah berupa isi ruang yang sesuai
dengan apa yang tersedia di setiap ruang denah. Dengan fungsi ini, pengguna
denah lantai dapat dengan mudah mengetahui apa yang ada di ruangan. Selain itu,
pengguna denah lantai juga dapat menentukan pemilik atau pengguna ruangan yang
ada di suatu bangunan atau gedung.
Jenis-Jenis Denah
Denah
dikelompokkan dalam beberapa jenis, untuk informasi lengkapnya silahkan baca
pembahasan di bawah ini :
Ø Denah Sederhana : jenis denah sederhana ini memiliki
definisi denah yang telah dibuat dalam bentuk praktis dan belum dipublikasikan
secara resmi. Contoh dari jenis denah ini adalah denah kelas dan tempat duduk
siswa.
Ø Denah Desain Kompleks : sedangkan pada jenis denah
desain kompleks adalah untuk tujuan menciptakan bangunan atau lokasi dengan
struktur kompleks. Salah satu contohnya adalah peta kawasan wisata Baturaden
yang dibuat oleh Kantor Pariwisata Banyumas.
Unsur-Unsur Denah
Denah terdiri atas beberapa unsur utama, yaitu sebagai
berikut :
Ø Judul Denah. Bahwasanya setiap pembuatan denah harus
diawali atau disertai dengan judul untuk memudahkan penggunanya.
Ø Adanya Gambaran Umum Lokasi. Menurut definisi dan
fungsinya, denah juga harus menggambarkan detail umum lokasi atau bangunan. Ini
dilakukan untuk membuat pengguna atau pembaca mudah dimengerti.
Ø Adanya tanda arah utara. Ini adalah komponen yang
sangat penting dan harus tersedia dalam gambar denah.
Ø Petunjuk berupa nama. Denah tidak hanya berisi gambar,
tetapi juga memberi nama lokasi atau elemen dalam bangunan. Ini untuk
memudahkan pengguna mengenali lokasi atau ruang.
Langkah-langkah untuk Membaca Denah
Berikut dibawah ini langkah – langkah atau cara
membaca denah, antara lain sebagai berikut:
·
Bacalah
terlebih dahulu judul denah tersebut, yang biasanya di bagian tengah atas.
·
Perhatikan
pernyataan atau legenda yang menjelaskan simbol pada denah.
·
Baca juga
hubungan antara denah, baik dalam bentuk jalan maupun dalam bentuk bangunan.
·
Ajukan
segala hal yang ingin kita ketahui dari denah tersebut.
·
Baca juga
seluruh konten denah untuk mendapatkan jawaban atas berbagai pertanyaan yang
diajukan.
Menyusun Cerita Berdasarkan Ide Pokok
Pernahkah kamu
menulis sebuah cerita? Cerita merupakan karangan yang berisi kejadian atau
peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu. Agar dapat menyusun cerita
yang baik, harus menentukkan ide pokok untuk dikembangkan menjadi paragraf. Kalimat
yang merupakan ide pokok menggunakan kata-kata yang bermakna umum. Setelah itu,
barulah mencari kata kunci dari setiap kalimat. Kata kunci tersebut digunakan
dalam beberapa kalimat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar